Pada Porprov Jawa Tengah 2026, KONI Kudus akan memberangkatkan kontingen berjumlah 524 orang yang terdiri atas atlet, pelatih, dan ofisial. Sebanyak 396 di antaranya merupakan atlet yang akan bertanding di 42 cabang olahraga.
“Yang ikut total ada 524 orang. Atletnya 396, sisanya pelatih dan ofisial. Kita akan mengikuti 42 cabang olahraga,” ungkap Sulistyanto.
KONI Kudus memasang target meraih 45 medali emas pada Porprov tahun ini. Target tersebut diharapkan mampu mendongkrak posisi Kudus yang pada Porprov 2023 berada di peringkat ke-10 dengan perolehan 29 medali emas.
“Target kita 45 medali emas. Estimasi kami, dengan raihan itu Kudus bisa berada di peringkat lima sampai delapan besar,” katanya.
Sejumlah cabang olahraga diproyeksikan menjadi penyumbang medali emas, di antaranya bulu tangkis, tenis meja, gulat, sambo, pencak silat, tinju, judo, atletik, petanque, gateball, barongsai, hingga bola basket.
Di sisi lain, Sulistyanto mengakui anggaran persiapan Porprov kali ini lebih rendah dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Meski demikian, ia optimistis seluruh program pembinaan tetap dapat berjalan maksimal.
“Anggaran yang kita terima sekitar Rp 7,5 miliar. Memang dibanding Porprov sebelumnya lebih kecil karena kondisi efisiensi. Tapi mudah-mudahan tetap bisa maksimal. Kami juga berharap ada dukungan dari masing-masing pengurus cabang agar persiapan atlet berjalan optimal,” pungkasnya.
Porprov Jawa Tengah 2026 dijadwalkan berlangsung pada 23 hingga 31 Oktober 2026 di kawasan Semarang Raya. Wilayah ini mencakup Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, Kota Salatiga, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Demak, dengan beberapa pertandingan juga akan digelar di Kabupaten Blora.***
