Kemudian mengenai konstruksi jalan, Plt Kadinas PUPR Kudus mengatakan bahwa ada yang dibeton dan ada yang diaspal ACWC (Aspal Concrete Wearing Course).
“Yang mendekati lampu merah nanti dibeton karena rawan tekanan, yang lainnya diaspal ACWC,” imbuhnya.
Lebih lanjut Harry menuturkan, Pemkab Kudus melalui Dinas PUPR pada tahun 2026 akan mengajukan bantuan anggaran ke pemerintah pusat untuk perbaikan Jalan R Agil Kusumadya yang belum mampu ditangani oleh Pemkab Kudus.
Namun apabila usulan tersebut ditolak, Pemkab akan menganggarkan melalui DBHCHT yang dimiliki untuk perbaikan jalan yang merupakan wajah Kabupaten Kudus tersebut.
Di sisi lain, Harry mengungkapkan bahwa di 2025 ini Dinas PUPR Kudus mendapat anggaran yang bersumber dari DBHCHT senilai kurang lebih Rp 42 miliar.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan 16 paket pekerjaan skala besar. Di antaranya perbaikan jalan, pembangunan jembatan, dan drainase.
Dinas PUPR Kudus menargetkan, semua pekerjaan bisa selesai sebelum akhir tahun 2025.***
