Jaga Kualitas Sablon, Dipo Print Kudus Pakai Tinta Original dari Jepang

Tauchid Hidayat, Owner Dipo Print Kudus saat menunjukkan mesin yang menggunakan tinta OEKO-TEX di gudang produksinya. (zonanews.id/hasyim)

Hidayat tak membantah bahwa harga tinta tersebut jauh lebih mahal daripada harga tinta biasanya. Dirinya membeli tinta bersertifikat OEKO-TEX seharga Rp 700 ribu per liter.

Sementara, ia membeberkan bahwa harga tinta biasa yang tidak bersertifikat itu hanya seharga Rp 300 ribu per liter.

“Lebih mahal dan selisih sekitar Rp 400 ribu per liternya,” terang Hidayat.

Bacaan Lainnya

Meskipun begitu, dirinya tak mau ambil pusing. Ia merasa kualitas tetap nomor satu.

Dirinya pun mengakui dari segi warna dan ketahanan lebih bagus tinta yang bersertifikat.

”Warnanya lebih stabil dan tidak mudah luntur,” tandasnya.***