Ia menekankan bahwa polisi harus hadir sebagai mitra yang mendukung kesejahteraan bersama.
“Kami ingin menghadirkan polisi yang bukan hanya hadir saat terjadi pelanggaran, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesejahteraan bersama. Keselamatan dan kemandirian ekonomi pengemudi ojol harus berjalan seiring,” jelasnya.
Kapolres menambahkan bahwa komunitas Ojol memiliki peran vital sebagai “mata dan telinga” kepolisian di jalan. Ia berharap komunitas Ojol dapat menjadi pelopor keselamatan sekaligus mitra utama Polri dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Paguyuban Ojol GAS Kudus, Arif, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polres Kudus.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Polres Kudus yang selalu melibatkan kami dalam kegiatan positif seperti ini. Kami siap bekerja sama, membantu memberikan informasi, dan ikut menjaga keamanan di jalan demi kondusivitas Kudus,” tutur Arif.
Dengan terlaksananya Apel Ojol Kamtibmas 2025 ini, Polres Kudus berharap sinergi antara aparat kepolisian dan komunitas ojek online semakin solid, menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kudus.**
