Inovasi Lingkungan di Kudus, Sampah Organik Rumah Tangga Dimanfaatkan untuk Budidaya Entok

Kreativitas Warga RT 3/RW 3 Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai pakan budidaya entok. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Kreativitas Warga RT 3/RW 3 Desa Jati Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus menghadirkan inovasi pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik rumah tangga sebagai pakan budidaya entok.

Program tersebut dinilai mampu mengurangi volume sampah sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi warga. Pengelolaan sampah dilakukan dengan memilah limbah rumah tangga menjadi dua kategori.

Bacaan Lainnya

Sampah anorganik seperti botol plastik dikelola melalui bank sampah, sedangkan limbah organik dimanfaatkan untuk eco enzyme dan pakan ternak entok.

Owner peternakan entok, Ony Teguh mengatakan, sampah dapur warga yang sebelumnya dibuang kini dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pakan ternak.

“Setiap hari sampah dapur dan sisa makanan warga kami kumpulkan untuk pakan entok. Jadi limbah rumah tangga bisa lebih bermanfaat dan tidak langsung dibuang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, inovasi tersebut menjadi salah satu program yang diikutsertakan dalam penilaian lingkungan yang digelar oleh Djarum Foundation. Warga diminta membuat video terkait pengelolaan sampah di lingkungan RW 3.

Dalam video itu ditampilkan berbagai kegiatan pengelolaan sampah, mulai dari bank sampah, pengolahan eco enzyme, hingga pemanfaatan limbah organik untuk pakan ternak entok.

“Alhamdulillah program kami berhasil masuk nominasi dan sekarang sudah masuk tahap penilaian kedua,” kata Ony.