IAIN Kudus Punya Guru Besar Perempuan Pertama, Bupati Kudus Harap Bisa Mendukung Kemajuan Pendidikan

Bupati Kudus HM Hartopo (kiri) memberikan selamat kepada Prof. Dr. Hj. Umma Farida menjadi Guru Besar Ilmu Hadis pada Fakultas Ushuluddin di IAIN Kudus. (DISKOMINFO KUDUS)

“Ini kebanggaan kita bersama, mulai lembaga, masyarakat, bahkan Pemkab Kudus. Saya dukung penuh IAIN Kudus untuk bertransformasi menjadi UIN Sunan Kudus,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan transformasi yang diciptakan melalui peningkatan kualitas pendidikan, maka akan meningkat pula kualitas lembaga pendidikan maupun anak didiknya.

“Dengan bertransformasi, secara langsung dampaknya akan terjadi peningkatan kualitas lembaga pendidikan maupun kualitas mahasiswa,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Rektor IAIN Kudus Prof. Dr. Abdurrahman Kasdi, Lc. M.Si mengatakan bahwa selama ini, IAIN Kudus telah mengukuhkan guru besar sebanyak lima kali termasuk pengukuhan guru besar perempuan ini merupakan pertama kalinya di IAIN Kudus.

“Kami telah mengukuhkan lima guru besar, 4 laki-laki dan 1 perempuan. Semoga semakin memberikan prestasi untuk kemajuan IAIN Kudus yang sebentar lagi akan bertransformasi menjadi UIN Sunan Kudus,” ucapnya.

Banyaknya jumlah guru besar yang dikukuhkan merupakan salah satu syarat mutlak suatu lembaga pendidikan untuk bertransformasi. Oleh karena itu, pihaknya berujar akan terus menargetkan untuk mencetak guru besar di IAIN Kudus.

“Persyaratan transformasi menjadi universitas sudah terlampaui. Mulai adanya guru besar, akreditasi, penyediaan lahan dan bangunan, sampai prodi yang dimiliki. Namun demikian, kami terus menargetkan untuk mencetak guru besar di IAIN Kudus untuk meningkatkan kualitas pendidikan kami,” pungkasnya.***