Hari Perdana HYDROPLUS Soccer League All Stars: Mojang Priangan, Arema FC Women, dan Putri JP Jakarta Kantongi Tiga Poin

Putri JP Jakarta (jersey merah) melakoni laga penyisihan fase Grup A U-18 kontra Putri Batang (jersey hijau tosca) di Supersoccer Arena, Rendeng, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (5/7). Putri JP Jakarta mencatatkan 2 gol di papan skor sekaligus meraih 3 poin dalam klasemen sementara Grup A U-18. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – HYDROPLUS Soccer League All Stars 2025/2026 resmi bergulir pada Minggu, 5 Juli 2026, di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. Di Grup A U-15, Mojang Priangan Ciamis dan Arema FC Women Malang menuai kemenangan atas lawan-lawannya dan sukses mengoleksi 3 poin.

Sementara di sektor U-18, Putri JP Jakarta tampil impresif mengemas 3 poin atas usai menundukkan Putri Batang. Sementara, dalam laga penutup di hari perdana ini, Tigers Football Academy Surabaya dan Putri Garut harus puas berbagi poin setelah imbang 1-1.

Mojang Priangan Raih Poin Penting

Bacaan Lainnya

Mencuplik jalannya pertandingan fase penyisihan Grup A U-15 antara Mojang priangan melawan Putri Tangsel City, tensi tinggi sangat terasa sejak sepak mula. Putri Tangsel City mengambil inisiatif serangan dan terus memberikan tekanan di area pertahanan Mojang Priangan.

Sementara itu, duel perebutan bola di lini tengah berlangsung ketat saat kedua tim masih berupaya menemukan ritme permainan. Aliran umpan-umpan bawah kerap terputus akibat disiplin lini pertahanan masing-masing tim yang tak memberi ruang untuk mengembangkan serangan.

Mojang Priangan sempat kesulitan mengembangkan karena ketatnya pressing Putri Tangsel City. Memasuki pertengahan babak pertama, Mojang Priangan mulai menemukan ritme permainan dan beberapa kali mengancam melalui direct shooting.

Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang tersebut masih mampu diamankan penjaga gawang Putri Tangsel City. Pertandingan pun berjalan alot dengan kedua tim saling menutup peluang membuat skor kacamata bertahan sampai turun minum.

Memasuki waktu 25 menit kedua, Mojang Priangan tampil lebih percaya diri dan mulai mendominasi jalannya pertandingan melalui build-up serangan yang lebih terstruktur. Penguasaan bola lebih banyak berada di area pertahanan Putri Tangsel City sembari mengkreasikan sejumlah peluang emas.

Namun, rapatnya lini belakang Putri Tangsel City membuat beberapa serangan Mojang Priangan hanya menghasilkan situasi bola mati. Sementara Putri Tangsel City juga kesulitan mengubah keadaan melalui counter attack akibat tekanan yang terus diterima dari lawan.

Bahkan pada menit ke-37, penjaga gawang Putri Tangsel City Meinda Jhuandiny Sugiarto dipaksa melakukan serangkaian penyelamatan beruntun yang dibantu kokohnya lini pertahanan di depan mulut gawang.

Kebuntuan Mojang Priangan akhirnya pecah pada menit ke-48, kala bola yang dibawa Raisya Novita Amalia dari tengah lapangan yang sukses mengalirkan umpan pada Nafeeza Ayasha Nori dan dieksekusi sempurna di mulut gawang.

Keunggulan 1-0 itu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan sekaligus memastikan Mojang Priangan mengamankan tiga poin.

Arema FC Women Malang Atasi Perlawanan Putri Surakarta  

Masih dari Grup A U-15, pertandingan lainnya mempertemukan Arema FC Women dengan Putri Surakarta. Dalam duel sengit tersebut, Arema FC Women dan Putri Surakarta menolak menyerahkan daerah kekuasaan.

Arema FC Women melakukan pertempuran lini tengah dengan mengandalkan pola permainan kaki ke kaki. Putri Surakarta pun sigap menyikapi serangan itu dengan memutus aliran bola dan mengolahnya jadi counter attack. Hingga babak pertama usai, hasil imbang 0-0 masih menghiasi papan skor.

Usai turun minum, tempo permainan kedua tim makin cepat. Arema FC Women yang mendapatkan evaluasi untuk meningkatkan kerjasama tim, mampu membangun serangan terstruktur.

Kombinasi long pass dari tengah dan umpan satu-dua yang dikawal Keysha Arabela Mainsya Nian di menit 27, mengantarkan Janeeta Alodya mencatatkan gol tunggal yang bertahan hingga babak kedua berakhir.

Kedudukan 1-0 menjadikan Arema FC berada di posisi kedua papan klasemen sementara grup A dengan 3 poin. 

Putri JP Jakarta Tampil Perkasa

Beralih ke sektor U-18, laga perdana penyisihan Grup A mempertemukan Putri JP Jakarta dengan Putri Batang. Kedua tim menyuguhkan pertandingan sengit dan agresif sejak peluit kickoff ditiup.

Memanfaatkan lebar lapangan di sisi kiri, Putri JP Jakarta lebih dominan mengembangkan permainan melalui skema serangan terorganisir yang dikombinasikan dengan umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan lawan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat upaya tersebut hanya berbuah situasi bola mati.

Di sisi lain, Putri Batang tampil disiplin meredam tekanan sembari menunggu momentum melancarkan serangan balik. Sayangnya kesempatan Putri Batang untuk membangun serangan bola-bola pendek masih dapat dipatahkan dengan cepat.

Meski terus mengendalikan jalannya pertandingan, Putri JP Jakarta belum mampu memecah kebuntuan hingga tambahan waktu dua menit babak pertama usai. Kedudukan imbang 0-0 masih menghiasi papan skor.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali silih berganti membangun serangan. Putri JP Jakarta terus mengkreasikan peluang untuk membuka keunggulan. Kesempatan emas hadir pada menit ke-38 melalui tendangan bebas Aurellia Anindya Tawaris, namun masih mampu dipatahkan kokohnya blok pertahanan Putri Batang.

Tak lama berselang, Sabrina Zee Alfiansih Supriyatna juga nyaris mencatatkan namanya di papan skor saat mengejar bola di dalam kotak penalti, tetapi upayanya masih berhasil diamankan lini belakang Putri Batang.

Upaya Putri JP Jakarta akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-43. Berawal dari sepakan Aurellia yang membentur mistar kanan gawang, sang kapten Rengganis Wijanarto sigap menyambar bola liar untuk mengubah papan skor menjadi 1-0.

Keunggulan tersebut membuat tempo pertandingan semakin meningkat. Putri Batang merapatkan lini pertahanan, namun skema serangan terorganisir Putri JP Jakarta kembali membuahkan hasil.

Naira Ambarani sukses memanfaatkan bola muntahan hasil sepakan Kikka Putri Ramadani yang gagal diamankan sempurna penjaga gawang Putri Batang pada menit ke-50.

Di sisa pertandingan, kedua tim melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mengubah ritme permainan. Putri Batang berupaya memperkecil ketertinggalan, namun pertahanan dis I’miplin Putri JP Jakarta mampu meredam setiap ancaman hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan 2-0 memastikan Putri JP Jakarta mengamankan tiga poin.

“Pertandingan yang cukup berat bagi kami melawan Putri Batang karena kita menyesuaikan tim dan cuaca. Mungkin tadi agak sedikit nervous belum maksimal permainannya. Karena sebelum masuk ke putaran nasional kita semua punya komitmen untuk jadi juara, alhamdulillah bisa saling membantu dan memotivasi satu sama lain,” ucap Rengganis pasca laga.

Sempat kesulitan menerapkan permainan konstruktif, Pelatih Kepala Putri JP Jakarta Herry Susilo memiliki catatan penting sebagai bahan evaluasi tim asuhannya untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.