“Karena tidak semua yang sejenis, cara atau produknya sama jadi apa yang mungkin kurang atau tidak ada bisa dikolaborasikan,” imbuhnya.
Pihaknya pun menuturkan bahwa dalam keorganisasian Hipmo, saling dukung di bidang pemasaran sudah dijalankan. Singgih bahkan berkeinginan untuk membuat holding company perusahaan induk khusus untuk anggota Hipmi.
“Di Hipmi ini anggotanya kan banyak latar belakang usaha, jadi ini malah kaya holding company, satu atap tapi banyak usaha. Nanti kita bisa promosikan ke Hipmi Jateng atau sampai nasional,” tuturnya.
Untuk dikehui, saat ini ada sekira 50 pengurus aktif yang berada di badan keorganisasian Hipmi Kudus. Sedangkan keanggotaan ada sekira 150 hingga 200 orang. ***
