KUDUS, ZONANEWS.ID – Usai menunaikan Salat Jumat berjamaah di Masjid Jami’ Baitul Aziz, Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris langsung meninjau sekaligus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga RW 03 yang mengalami kesulitan air akibat musim kemarau, Jumat, 17 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kudus berkolaborasi dengan Perumda Tirta Muria, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Satpol PP menyalurkan sebanyak 15 ribu liter air bersih menggunakan tiga truk tangki.
Bantuan itu diperuntukkan bagi sekitar 50 kepala keluarga (KK) di RW 03 serta menjangkau sekitar 125 KK di wilayah sekitarnya yang juga terdampak kekeringan.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan setelah pemerintah menerima laporan dari masyarakat mengenai sumur warga yang mulai mengering dan kualitas air yang tersisa sudah tidak layak digunakan.
“Setelah dicek, ternyata sumur warga sudah mulai surut bahkan kering, dan air yang tersisa berbau. Karena itu masyarakat memohon bantuan kepada pemerintah untuk droping air bersih,” ujar Sam’ani.
Ia menjelaskan, penyaluran air bersih dilakukan secara gotong royong melibatkan berbagai unsur, mulai dari Perumda Tirta Muria, Satpol PP, BPBD, Polsek Undaan, Koramil Undaan, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, mahasiswa KKN hingga Karang Taruna.
“Kita hadir bersama-sama membantu masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, pemerintah harus hadir,” tegasnya.
Menurut Sam’ani, kebutuhan air bersih akan terus dipenuhi selama masyarakat masih membutuhkannya.
