Kemudian, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kudus, dr. Mustiko Wibowo mengatakan bahwa gedung IBS berdiri dengan 3 lantai. Di mana untuk lantai 3, di tahun 2023 ini akan ada tambahan fasilitas ruang ICU dengan kapasitas 22 tempat tidur.
Dengan anggaran sekitar Rp 22 miliar, selain ruang ICU tambahan lainnya adalah pemenuhan fasilitas di dua ruang operasi yang berada di lantai 2 IBS.
Lebih lanjut, dr. Mustiko menjelaskan bahwa lantai 1 gedung IBS yang baru ini dimanfaatkan untuk ruang Instalasi CSSD. Sementara untuk lantai 2 dimanfaatkan untuk ruang Instalasi bedah sentral. Dimana terdapat enam kamar operasi dengan fasilitas medis yang telah di-upgrade lebih canggih.
”Alhamdulillah, Gedung IBS yang baru ini sudah bisa digunakan untuk melayani pasien. Gedung IBS dengan segala fasilitas yang ada ini, kami sediakan untuk memenuhi kebutuhan pasien,” katanya.
Pihaknya merincikan, gedung IBS memiliki 6 kamar operasi yang terdiri dari 5 kamar operasi mayor dan 1 kamar operasi minor. Kamar operasi 1 digunakan untuk kasus bedah tulang, kamar operasi 2 digunakan untuk bedah urologi, kamar operasi 3 dan 5 untuk bedah umum, kamar operasi 4 untuk kasus bedah mata, kamar operasi 6 untuk bedah minor dan kasus infeksius.
Selain itu untuk menunjang percepatan pelayanan obat tersedia depo farmasi. IBS juga dilengkapi dengan pantry, kamar ganti, ruang istirahat dokter dan perawat.***
