Enam Tahun Tinggal di Bedeng Sempit, Sutinah Berharap Bantuan Rumah Layak Huni

Sutinah (49), warga Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus yang tinggal di bedeng sempit selama enam tahun. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Di usia yang tak lagi muda, Sutinah (49), warga Desa Jepangpakis RT 1 RW 2, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, masih harus berjuang menjalani hidup dalam keterbatasan.

Bersama suami dan seorang anaknya, ia tinggal di sebuah bedeng sederhana berukuran sekitar 1 x 6 meter yang jauh dari kata layak huni.

Sudah enam tahun lamanya Sutinah menempati bangunan kecil tersebut. Ia mengaku, sebelumnya sempat tinggal di rumah kontrakan.

Bacaan Lainnya

Namun karena keterbatasan ekonomi, ia tidak lagi mampu membayar biaya sewa yang mencapai Rp1 juta per tahun. Setelah hampir tiga tahun bertahan, akhirnya ia terpaksa meninggalkan kontrakan tersebut.

Bedeng yang kini ditempati awalnya merupakan tempat penyimpanan kayu bakar. Pemiliknya kemudian meminta Sutinah untuk membersihkan lokasi tersebut dan mengizinkannya tinggal di sana.

Meski sangat sederhana, tempat itu menjadi satu-satunya pilihan bagi keluarganya untuk berteduh.

Dalam kondisi sempit, Sutinah tinggal bertiga bersama suami bernama Sulatin (48) dan anaknya yang kini duduk di bangku kelas 7 SMP. Mereka harus berbagi ruang untuk tidur, memasak, hingga beraktivitas sehari-hari.

Untuk kebutuhan mandi, Sutinah menumpang di rumah tetangga, sementara mencuci dan memasak dilakukan di dalam bedeng.

Kondisi tempat tinggal yang ditempati juga jauh dari nyaman. Saat hujan turun, atap bedeng kerap bocor dan membuat mereka harus bertahan dalam keadaan basah.

Meski demikian, Sutinah tetap bersyukur karena masih ada pihak yang peduli dan memberinya tempat tinggal, meski seadanya.