“Sehingga menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan edukasi kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Hakam mengimbau masyarakat untuk memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Salah satu langkah paling sederhana namun penting adalah membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir guna meminimalkan risiko penularan penyakit menular.
Selain itu, masyarakat juga diminta disiplin menggunakan masker, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menghindari kontak langsung dengan orang maupun hewan yang sedang sakit.
Menurutnya, perhatian terhadap kesehatan hewan peliharaan juga perlu ditingkatkan karena potensi penularan penyakit dapat berasal dari hewan tertentu.
“Budaya memelihara hewan seperti burung, kucing, maupun anjing cukup banyak. Karena itu, hewan peliharaan harus selalu diperhatikan kesehatannya dan dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi,” bebernya.
Hakam menambahkan, gejala umum Ebola ditandai dengan demam tinggi yang berlangsung lebih dari dua hari.
Jika disertai batuk, pilek, mual, atau gangguan pencernaan, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat, terutama bagi anak-anak dan lansia yang rentan mengalami kekurangan cairan.
“Terutama pada anak-anak dan lansia, mereka membutuhkan banyak cairan. Hal ini harus benar-benar diperhatikan,” pesannya.
