Kemudian, pada hari kedua juga masih terdapat komplain dari siswa, yang mana buah pepaya yang disediakan dalam menu MBG dalam kondisi berbau.
Lalu, temuan paling parah terjadi kemarin, Senin, 21 April 2025, dimana sejumlah siswa marasa bahwa lauk ayam dalam kondisi berbabu dan basi. Begitupun oseng tempe yang dirasa pahit dan berbau.
“Kemarin banyak sekali yang tidak dimakan, bahkan hampir ada 50 box dalam kondisi utuh, karena lauknya basi. Saya juga mencicipi dan memang kondisinya kurang layak, rasanya enak tapi baunya tidak enak,” terangnya.
Ada sekitar 823 siswa yang mendapatkan menu MBG di SMAN 1 Kudus, terdiri dari kelas X dan XI. Sementara untuk kelas XI karena akan lulus, maka tidak diusulkan mendapatkan MBG. Pengiriman MBG biasanya datang sekitar pukul 10.30 WIB.
“Dari enam kali pengiriman MBG hingga hari ini, saya sudah dua kali komplain ke SPPG dan sudah direspon dengan baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala SPPG Jepangpakis, Febria Setyaningrum, yang merupakan dapur penyediaan MBG di SMAN 1 Kudus saat dihubungi belum memberikan respon terkait hal tersebut, hingga berita ini diturunkan. ***
