“Untuk kloter 40 nanti gabungan dengan Kabupaten Jepara dan kloter 44 nanti gabungan dengan Kabupaten Blora,” tambahnya.
Deka juga membeberkan bahwa nanti akan ada jemaah dari Kabupaten Tegal yang akan bergabung dengan kloter dari Kudus. Jemaah tersebut pengganti jemaah Kudus yang meninggal dunia sebelum diberangkatkan.
“Beberapa waktu lalu ada satu jemaah yang meninggal dunia, kemudian pasangannya jadinya tidak berangkat. Kemudian, jemaah tersebut digantikan dari Tegal, kalau tidak salah gabung di kloter 43,” ungkapnya.
Pihaknya pun menyebut bahwa cuaca di Makkah nantinya diperkirakan mencapai 4o derajat celcius. Suhu tersebut disebut turun dibanding dua tahun sebelumnya yang mencapai hingga 50 derajat celsius.
Kendati demikian, para jemaah diminta untuk tetap menjaga kesehatan dan meminimalisir aktivitas di luar ruangan secara berlebihan. Agar ketika nanti saat melaksanakan ibadah bisa lancar dan sehat hingga kembali ke Tanah Air.
“Untuk tahun ini jemaah termudah berusia 18 tahu, yang paling sepuh usia 85 tahun. Kalau kita lihat dari jenis kelamin masih didominasi jemaah ibu-ibu, sekitar 55 persen,” tukasnya.
