Dapat Dukungan CSR Rp 149 Juta, UMKM Kudus Bakal Difasilitasi Pelatihan dan Pemasaran

Penyerahan bantuan CSR Bank Jateng kepada Pemerintah Kabupaten Kudus untuk Dekranasda Kudus. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kudus mendapat dukungan pengembangan usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank Jateng.

Bank Jateng Cabang Kudus menyalurkan dana CSR sebesar Rp 149.724.000 kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus. Bantuan tersebut selanjutnya diserahkan kepada Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kudus untuk mendukung pembinaan dan pengembangan pelaku UMKM.

Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk dukungan kegiatan, tetapi juga membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan memperluas akses pemasaran produk.

Bacaan Lainnya

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, dana CSR tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaku UMKM maupun sektor ekonomi kreatif yang berkembang di Kabupaten Kudus.

“CSR dari Bank Jateng kepada Pemkab, dan Pemkab kepada Dekranasda sebesar Rp149.724.000. Ini digunakan untuk Dekranasda dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan UMKM maupun pelaku-pelaku usaha kreatif dan ekonomi kreatif di Kabupaten Kudus,” ujarnya usai menyerahkan bantuan tersebut di Pringgitan, Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 15 September 2026.

Menurut Sam’ani, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat perekonomian masyarakat. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat digunakan secara optimal dan tepat sasaran.

Dukungan tersebut nantinya diarahkan untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan pelaku usaha serta promosi produk lokal.

Perwakilan Bank Jateng Cabang Kudus, Setio Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa penyaluran CSR merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap sejumlah program Pemkab Kudus.

Ia menyebut, secara keseluruhan Bank Jateng menyiapkan dana CSR sekitar Rp1 miliar yang pemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Untuk pemberian itu memang kami pasrahkan kepada Pemkab. Totalnya semua Rp1 miliar. Nanti masing-masing PIC sesuai fungsinya, ada dari Dinsos, DKK, PKPLH, dan salah satunya Disnaker,” kata Setio.

Khusus bantuan yang diberikan kepada Dekranasda, Setio menyebut anggaran tersebut diarahkan untuk membantu pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM di Kudus.