“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, salah satunya untuk membantu peningkatan ekonomi kreatif dari UMKM yang ada di Kudus,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kudus, Endah Sam’ani, mengatakan bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk kegiatan pembinaan pelaku UMKM.
Salah satu agenda yang telah disiapkan yakni pelatihan bagi pelaku usaha selama tiga hari. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dan kemampuan bagi peserta dalam mengembangkan usaha masing-masing.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produknya melalui Expo UMKM yang dijadwalkan berlangsung pada 18-20 September 2026.
Dekranasda akan menyediakan stan bagi UMKM peserta pelatihan sehingga mereka dapat memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.
“Setelah pelatihan, kita nanti akan ada Expo UMKM. Para UMKM yang mengikuti pelatihan akan kami sediakan stan,” ungkap Endah.
Endah menambahkan, UMKM yang terlibat dalam kegiatan tersebut berasal dari berbagai sektor, seperti kuliner, kriya, hingga fashion. Selain peserta pelatihan, seluruh UMKM yang selama ini berada di bawah binaan Dekranasda juga akan dilibatkan.
Dengan jumlah UMKM binaan yang mencapai ratusan pelaku usaha, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang promosi sekaligus membuka peluang pemasaran baru bagi produk-produk lokal Kudus.
Melalui pelatihan dan fasilitasi pemasaran tersebut, Dekranasda berharap pelaku UMKM tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produknya, tetapi juga lebih siap menghadapi persaingan dan memperluas pasar.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor UMKM di Kabupaten Kudus.
