Bupati Sam’ani Siapkan Skema Perbaikan Sekolah Rusak Pasca-Banjir dan Longsor di Kudus

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. (Foto:Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi dari adanya dampak cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Kudus beberapa hari belakang ini, menyisakan sejumlah bangunan sekolah dengan kondisi rusak.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris pun mengatakan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan penanganan terhadap fasilitas pendidikan yang rusak. Saat ini, masih dilakukan proses inventarisir.

“Nanti untuk sekolah yang mengalami kerusakan ringan akan dilakukan perbaikan melalui skema anggaran perawatan yang telah kita alokasikan di tahun ini. Untuk yang rusak berat nanti kita kaji dulu,” ujar Bupati Kudus, Sabtu, 17 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdilpora) Kabupaten Kudus, sedikitnya ada 58 sekolah yang terdampak bencana banjir hingga longsor. Dua sekolah di antaranya mengalami kerusakan.

Dua sekolah tersebut yakni SD 1 Pladen di Kecamatan Jekulo, yang mengalami rusak pada bagian atap. Plafon teras ruang kelas mengalami ambrol, karena curah hujan yang cukup tinggi pada Minggu, 11 Januari 2026.

Kemudian, SD 2 Japan di Kecamatan Dawe juga mengalami kerusakan pada pondasi bangunan, karena terdampak bencana longsor yang terjadi di sekitar sekolah. Penanganan belum dilakukan dan menunggu kebijakan dari dinas.

“Kalau memang ada yang mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dianggarkan melalui anggaran perawatan, nanti kalau memungkinkan bisa menggunakan dana Tidak Terduga (TT),” tambahnya.