KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah berdampak luas terhadap warga.
Hingga Jumat, 17 Januari 2026 pukul 07.00 WIB, total 14.758 kepala keluarga (KK) atau 46.284 jiwa dilaporkan terdampak banjir di berbagai kecamatan
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyampaikan bahwa banjir juga menyebabkan 8.497 KK rumah warga tergenang, serta berdampak pada sektor pertanian dengan total 3.479 hektare sawah terdampak genangan air
“Data sementara yang kami himpun menunjukkan dampak cukup signifikan, baik terhadap permukiman warga maupun lahan pertanian. Prioritas kami saat ini adalah keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi,” ujar Eko.
Berdasarkan laporan BPBD, wilayah dengan jumlah warga terdampak terbesar berada di Kecamatan Mejobo, dengan total 8.535 KK atau 27.178 jiwa terdampak, serta 3.522 KK rumah tergenang. Selain itu, banjir juga menggenangi sawah warga seluas 1.788,44 hektare di kecamatan tersebut.
Sementara itu, Kecamatan Jati tercatat memiliki 3.735 KK atau 11.514 jiwa terdampak, dengan 1.964 KK rumah tergenang. Di Kecamatan Undaan, BPBD mencatat 1.576 KK atau 4.917 jiwa terdampak, serta 865 KK rumah terendam.
