Lebih lanjut, Sam’ani menerangkan bahwa kondisi arus mudik di Kabupaten Kudus tepantau aman dan lancar. Hingga hari ini, belum ada kejadian penumpukan kendaraan di suatu titik wilayah. Posko pelayanan juga terus memantu kondisi arus.
“Ini juga dampak positif dari kebijakan pemerintah agar tidak mudik berbarengan, jadi tidak macet. Kami berterimakasih untuk posko dari polres, BPBD, banser, maupun masjid yang menyediakan rest area kepada pemudik,” tukasnya.
Pemudik yang beristirahat di Masjid Besar Al Munawwaroh, Muhammad Ridho Alfisyahri mengatakan bahwa Ia bersama temannya melakukan perjalanan mudik dari Kabupaten Lamongan, Jawa Timur dengan tujuan ke Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
“Tadi perjalanan dari Lamongan jam 06.00 pagi, di Rembang tadi berhenti di SPBU untuk isi bensin, langsung ke sini (Masjid Besar Al Munawwaroh Kudus) untuk istirahat sebentar karena ngantuk,” ceritanya.
Beruntungnya, Ridho mendapati masjid setempat menyediakan tempat khusus istirahat untuk pemudik. Sehingga, Ia bersama temannya yang melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor bisa beristirahat sebentar dengan nyaman.
“Alhamdulillah, senang juga pas kebetulan bertemu dengan Bupati Kudus juga. Fasilitas ( di masjid) nyaman, ada kasur, semoga pemudik yang lain bisa merasakan seperti ini,” ucap Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura tersebut.
Selain Masjid Besar Al Munawwaroh, masjid-masjid lainnya yang dijadikan sebagai rest area yakni Masjid Agung Kudus, Masjid Baitul Makmur Getaspejaten, Masjid Al Ma’roef Rendeng, Masjid Al Athas Rendeng, Masjid Air Berkah Payaman, Masjid Al Mubarok Megawon, Masjid Al Quds Polres Kudus, Masjid Jami’ At Taqwa Gondoharum, Masjid Al Athas Mijen, dan Masjid Besar Faidlurrohman Cendono. ***
