KUDUS, ZONANEWS.ID – Masyarakat Kabupaten Kudus masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan vaksin rabies gratis bagi hewan peliharaan kesayangan.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Rumah Potong Hewan Kudus masih menyediakan sekitar 30 dosis vaksin setelah pelaksanaan layanan selama dua hari.
Kepala UPT Puskeswan dan Rumah Potong Hewan Kudus, drh Anton Cahyono, mengatakan masyarakat yang belum sempat mengikuti vaksinasi dapat memanfaatkan sisa dosis tersebut.
Warga dapat membawa hewan peliharaannya langsung ke Puskeswan Besito, Kabupaten Kudus. Informasi lebih lanjut juga dapat diperoleh dengan menghubungi pihak Puskeswan melalui media sosial.
“Masih ada sekitar 30 dosis. Masyarakat bisa langsung datang ke Puskeswan Besito atau menghubungi kami melalui media sosial untuk informasi lebih lanjut,” ujar Anton, Rabu, 7 Oktober 2026.
Vaksinasi gratis tersebut digelar pada Senin, 5 Oktober 2026 dan Selasa, 6 Oktober 2026 dalam rangka memperingati World Rabies Day. Dari total kuota 150 hewan, sebanyak 120 hewan telah mendapatkan vaksin.
Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan kucing dengan total 105 ekor. Sementara hewan jenis anjing yang mendapatkan vaksin tercatat sebanyak 15 ekor.
Anton menyampaikan, vaksinasi rabies menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Rabies termasuk penyakit zoonosis yang perlu diwaspadai karena dapat berakibat fatal.
“Rabies ini sifatnya zoonosis, sehingga bisa menular ke manusia. Dampaknya cukup fatal karena dapat menyebabkan kematian ketika terjadi penularan, biasanya melalui gigitan,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat terhadap program tersebut dinilai cukup baik. Pendaftaran yang dibuka sekitar satu pekan telah menjangkau pemilik hewan peliharaan dari sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus.
Meski demikian, pemilik kucing masih mendominasi peserta vaksinasi. Sementara pemilik anjing yang mengikuti layanan gratis tersebut jumlahnya relatif sedikit, yakni sekitar 10 persen.
Menurut Anton, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena anjing merupakan salah satu hewan yang rentan menularkan rabies apabila terinfeksi. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, khususnya pemilik anjing, akan terus didorong.
