“Harapannya seluruh tenaga kesehatan dalam kondisi sehat, ramah, dan humanis kepada masyarakat. Bagaimana bisa melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya kalau tidak dalam kondisi fit dan sehat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus, Edi Susanto, menjelaskan kegiatan diawali dengan apel dan senam bersama, kemudian dilanjutkan skrining kesehatan bagi seluruh pegawai.
Pemeriksaan meliputi tes rapid HIV dan pemeriksaan HBsAg untuk mendeteksi Hepatitis B. Selain itu, rumah sakit juga rutin melakukan skrining tuberkulosis (TB) bagi pegawainya.
“Pesan Pak Bupati jelas, tenaga medis, paramedis, maupun nonparamedis harus sehat sebelum memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu kami melakukan skrining penyakit menular agar pelayanan kepada pasien tetap aman,” katanya.
Edi menyebutkan, tahun ini terdapat 978 pegawai yang menjadi sasaran pemeriksaan HIV dan 638 pegawai untuk pemeriksaan HBsAg. Seluruh pemeriksaan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun.
“Kalau nanti ada pegawai yang terdeteksi positif, kami akan melakukan treatment dan sementara tidak ditempatkan pada pelayanan langsung kepada pasien sampai kondisinya memungkinkan. Namun sampai saat ini, berdasarkan hasil pemeriksaan rutin sebelumnya, belum pernah ditemukan kasus positif pada pegawai kami,” jelasnya.***
