KUDUS, ZONANEWS.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesa (RI) menyalurkan 12.500 lebih beasiswa pendidikan untuk guru yang belum memiliki gelar sarjana (S1) tahun ini.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 6.700 lebih di antaranya diberikan untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Hal ini diungkapkan oleh Dirjen PAUD dan Pendidikan Non Formal (PNF) Kemendikdasmen RI, Suparto.
“Ada 637.400 lebih guru yang tercatat dan 47 persen di antaranya belum memiliki ijazah S1. Untuk itu, program beasiswa pendidikan ini kami berikan secara bertahap,” kata Suparto, saat membuka Pelatihan Calon Pelatih dalam Implementasi Pembelajaran Komputasional di Kudus, Senin, 27 Oktober 2025.
Beasiswa pendidikan ini juga merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru PAUD. Mereka yang mengikuti program ini, juga akan mendapatkan keistimewaan tanpa harus menempuh pendidikan selama empat tahun.
“Guru yang mengikuti program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) juga tidak harus menempuh kuliah selama empat tahun, tapi satu tahun saja sudah bisa mendapatkan ijazah S1,” ungkapnya.
Tak hanya itu, mereka yang lulus program beasiswa ini juga mendapatkan keuntungan lain. Yakni, mereka akan mendapatkan kemudahan dalam menempuh program pendidikan selanjutnya, berupa Pendidikan Profesi Guru (PPG).
