KUDUS, ZONANEWS.ID – Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Kudus resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) sekaligus pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di rumah makan Rawa Moncer, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Kamis, 9 Juli 2026.
Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat organisasi serta meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar tradisional melalui berbagai program strategis.
Ketua DPD APPSI Kudus terpilih, Kasrum, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya akan menjalankan seluruh program organisasi dengan berpedoman pada arahan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Tengah maupun Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APPSI.
“Saya akan menjalankan semua program dan selalu meminta arahan dari DPW maupun DPP terkait program jangka pendek, menengah, dan panjang,” ujar Kasrum.
Ia menjelaskan, kepengurusan DPD APPSI Kudus akan fokus mengawal kepentingan pedagang pasar tradisional di Kabupaten Kudus.
Sementara itu, Ketua DPW APPSI Jawa Tengah, Suwanto, mengingatkan pentingnya sinergi antara pedagang pasar dengan pemerintah daerah. Menurutnya, APPSI yang telah berdiri sekitar 22 tahun harus terus menjadi organisasi yang aktif memperjuangkan kepentingan pedagang.
“Saya berharap pengurus yang baru mampu membuat program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang yang benar-benar berdampak pada kesejahteraan pedagang,” katanya.
Ia menilai pasar tradisional memiliki peran penting sebagai pusat pelayanan masyarakat sehingga organisasi pedagang harus semakin solid.
“Pasar ini adalah pabrik servis untuk pelayanan umum. Karena itu peran aktif pengurus hari ini harus lebih baik dari kemarin,” tambahnya.
Suwanto juga mendorong setiap DPD menggelar kegiatan rutin agar organisasi semakin hidup. Selain itu, APPSI telah menjalin kerja sama dengan Perum Bulog melalui APPSI Pusat guna memperkuat peran pedagang pasar.
