Mayor Muhlisin membeberkan bahwa saat ini Ada delapan calon SPPG yang tengah dikaji bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, yakni tujuh bangunan eks SD regrouping dan satu markas kodim lama di wilayah Kecamatan Jati.
“Karena di Kudus ini sudah ada 10 kepala dapur yang lolos, dua di antanya sudah mendapatkan SK penempatan di Mejobo, sedangkan yang delapan lainnya masih menunggu SK penempatan, sembari SPPG ini didirikan,” tambahnya.
Adapun tujuh bangunan eks SD regrouping yang digadang-gadang menjadi calon SPPG yakni, eks SD 1 Karangbener, eks SD 4 Margorejo, eks Sd 1 Sidorekso, eks SD 1 Tenggeles, eks SD 3 Loram Kulon, eks SD 3 Gribig, dan eks SD 5 Besito.
“Terkait saat ini tugas TNI membantu percepatan program MBG dan SPPG. Kami diminta mencari lahan lagi milik Pemda dan perintahnya jelas, di tiga titik di wilayah Kecamatan Bae, Dawe, dan Kaliwungu,” rincinya.
Sementara itu, Plh Bupati Kudus, Revlisianto Subekti menyampaikan bahwa Pemkab Kudus akan mendukung program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Termasuk permintaan penyediaan lokasi yang digunakan untuk SPPG.
“Kami memperoleh tujuh lokasi alternatif yang semuanya bangunan SD atau bekas SD yang diregrouping, shingga harapannya tidak ada pembangunan baru tapi memanfaatkan gedung yang sudah ada,” tandasnya. ***
