Andalkan Dua Pembalap Asli Daerah, Balap Motor Kudus Optimistis Bawa Pulang Medali Porprov Jateng

Atlet balap motor tengah melakukan latihan intensif. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Kontingen cabang olahraga (cabor) Balap Motor Kabupaten Kudus mengandalkan dua pembalap asli daerah untuk berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026.

Kedua atlet tersebut dipersiapkan untuk turun pada nomor perorangan kelas Bebek Standar 150 cc. Satu pembalap akan bertanding di kategori usia 21 tahun ke atas, sementara satu lainnya berada di kelompok usia 12 hingga maksimal 20 tahun.

Pelatih Balap Motor Kudus, Christian Rahadiyanto, mengatakan persiapan tim saat ini telah mencapai sekitar 80 persen. Pihaknya optimistis dua atlet tersebut mampu bersaing dan membawa pulang medali untuk Kabupaten Kudus.

Bacaan Lainnya

“Tahun ini kami menargetkan satu emas dan satu perak. Kami optimistis dengan kemampuan dua atlet yang kami siapkan,” ujar Christian, Kamis, 3 September 2026.

Ia menjelaskan, latihan dilakukan secara rutin setiap akhir pekan dengan menyesuaikan aktivitas kedua atlet yang masih berstatus sebagai pelajar dan mahasiswa.

Kendati demikian, persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026 dihadapkan pada keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras) latihan. Kabupaten Kudus belum memiliki sirkuit permanen sehingga para atlet harus menjalani latihan di luar daerah.

“Karena Kudus belum mempunyai sirkuit, latihan kami lakukan di sirkuit permanen yang ada di Mijen, Boyolali, maupun Yogyakarta,” jelasnya.

Selain latihan teknis, pembinaan fisik juga menjadi perhatian. Menurut Christian, balap motor membutuhkan kondisi fisik dan konsentrasi yang baik karena terdapat berbagai faktor yang dapat memengaruhi hasil perlombaan.

“Balap motor memiliki banyak faktor X. Karena itu, kami terus memberikan latihan fisik dan motivasi kepada atlet agar mereka siap menghadapi perlombaan,” katanya.

Dari sisi pengalaman, kedua atlet yang dipersiapkan telah memiliki jam terbang dalam berbagai kejuaraan. Mereka pernah mengikuti kompetisi tingkat nasional maupun daerah, seperti Kejuaraan Nasional (Kejurnas), Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), dan Kejuaraan Daerah (Kejurda).