Aksi Spontanitas Open Donasi untuk Safira, IPSI Kudus: Sudah Ditutup

Safira Dwi Meilain atlet pencak silat asal IPSI Kudus menerima medali emas di ajang World Championship yang di gelar di Malaka, Malaysia. (ISTIMEWA)

Sementara itu, Ketua KONI Kudus, Imam ‎Triyanto menjelaskan, hari ini ketua IPSI datang ke KONI tetapi terkait uang pembinaan.

Pasalnya, di luaran sana beredar jika IPSI Kudus mengajukan anggaran sebesar Rp 100 juta baru mendapatkan sepuluh persen.

“Ini kita meluruskan, saat itu mas Hasyim ketempat saya sudah mepet, kita tanya dia (Hasyim) butuh sepuluh kita berikan. Sisanya nunggu saya ngantor mangaknya hari ini baru saya berikan,” jelas dia.

Bacaan Lainnya

Terkait open donasi yang dilakukan oleh IPSI Kudus untuk Safira, pihaknya tidak mempermasalahkannya. Karena KONI secara umum tidak membina atlet secara langsung, tetapi pembinaan atlet melalui Pengkab.

“Saya tidak mempermasalahkannya kalau ada open donasi. KONI secara umum tidak membina atlet secara langsung, tapi lewat Pengkab, jadi kami hanya sekedar memberikan masukan saja,” imbuhnya.

Terpisah, Safira Dwi Meilaini atlet World Pencak Silat Championship 2022 mengatakan, hasil dari open donasi tersebut dan apresiasi yang akan didapatkannya akan digunakan untuk memperbaiki rumah orang tuanya.

“Saya mau perbaiki rumah, soalnya dari hasil saya pelatnas hanya bisa perbaiki bagian depan saja. Sedangkan yang bagian belakang rumah masih bata,” jelas dia.

Ditanya soal besaran donasi yang sudah diterima selama kurang lebih dua hari ini, Safira mengaku telah mendapatkan uang sebesar Rp 2.025.500.***