30 Titik Drainase di Kudus Jadi Prioritas, Penanganan Genangan Dilakukan Bertahap

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus saat meninjau langsung progres pembangunan drainase di Jalan Wahid Hasyim-Jalan Dr Wahidin. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memprioritaskan pembangunan dan perbaikan drainase di sekitar 30 titik untuk mengurangi genangan saat hujan deras.

Kepala Bidang Tata Bangunan dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus, Hammad Riza, mengatakan seluruh pekerjaan telah berjalan dengan progres rata-rata di atas 50 persen.

“Total titik kurang lebih ada 30-an. Semuanya sudah berprogres dan rata-rata sudah di atas 50 persen,” ujar Hammad saat meninjau pembangunan drainase di Jalan Wahid Hasyim-Jalan DR Wahidin, Jumat, 11 September 2026.

Bacaan Lainnya

Salah satu pekerjaan di Jalan Wahid Hasyim-Jalan DR Wahidin telah mencapai sekitar 96 persen. Saluran yang dibangun sepanjang 465 meter menggunakan U-Ditch berukuran 1 x 1 meter di Jalan Wahidin dan 60 x 60 sentimeter di Jalan Wahid Hasyim.

Pekerjaan yang tersisa meliputi pemasangan grill inlet, perapian, dan pembersihan. Proyek tersebut ditargetkan rampung 100 persen pada September 2026.

Hammad menjelaskan, saluran di Jalan Wahidin nantinya terhubung dengan aliran dari Jalan Mangga, Jalan Loekmono Hadi, Ramelan hingga Ahmad Yani sebelum diarahkan menuju Sungai Kaligelis.

“Harapannya Jalan Mangga, Loekmono Hadi atau Ramelan bisa langsung terhubung ke sini dan alirannya menuju Sungai Kaligelis,” katanya.

Untuk pembangunan sekitar 30 titik tersebut, Pemkab Kudus menyiapkan anggaran sekitar Rp 7 miliar yang bersumber dari dana cukai dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).