KUDUS, ZONANEWS.ID – Aksi tawuran antar-pelajar yang sempat menghebohkan jagat maya terjadi di wilayah Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Senin siang, 4 Mei 2026.
Insiden yang melibatkan siswa dari SMK NU Ma’arif 2, SMK Nusantara, dan SMKN 2 Kudus itu dipicu provokasi saling ejek dan aksi saling tantang di media sosial (medsos) sebelumnya.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menjelaskan, keributan bermula ketika dua kelompok pelajar mendatangi SMKN 2 Kudus di Desa Rejosari. Kedatangan mereka langsung disambut siswa dari sekolah tersebut hingga memicu bentrokan.
“Awalnya dari provokasi di media sosial, lalu mereka datang ke lokasi dan sempat terjadi bentrokan fisik,” ujar AKBP Heru saat ditemui di Mapolsek Dawe, Senin sore.
Menurutnya, situasi sempat memanas karena jumlah pelajar yang terlibat cukup banyak. Namun, aksi tersebut tidak berlangsung lama setelah aparat kepolisian bersama warga turun tangan.
“Berkat kesigapan anggota Polsek Dawe dan bantuan masyarakat, kejadian ini bisa segera dilerai sehingga tidak meluas,” jelasnya.
Seorang pedagang kaki lima, saksi mata di lokasi, Ruslan (65), mengaku melihat kedua kelompok datang dalam jumlah besar dan langsung terlibat perkelahian.
“Saya tidak tahu awalnya, tapi tiba-tiba ramai. Dari arah selatan ke utara, terus berhenti, lalu balik lagi, habis itu sudah berantem,” katanya.
