Ia menambahkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB dan sempat membuat warga sekitar khawatir.
Dalam bentrokan tersebut, beberapa pelajar diketahui membawa bambu yang digunakan untuk saling menyerang.
Polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat insiden itu.
AKBP Heru menambahkan, satu orang pelajar mengalami luka robek pada bagian pelipis pipi dan telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
“Satu korban mengalami luka lecet dan sudah divisum. Saat ini kami juga sudah memeriksa beberapa siswa untuk dimintai keterangan,” ungkapnya.
Guna mencegah konflik lanjutan, pihak kepolisian langsung menggelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh perwakilan tiga sekolah yang terlibat, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Pati, Koramil, serta jajaran kecamatan.
“Kami sudah sepakat bersama semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya.
Polisi juga mengimbau orang tua agar lebih aktif mengawasi aktivitas anak, terutama di tengah masa menjelang pengumuman kelulusan.
“Kami minta peran orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak mudah terprovokasi. Mari bersama menjaga keamanan wilayah Kudus,” pungkasnya.***
