KUDUS, ZONANEWS.ID – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kudus akhirnya menemukan titik terang, setelah sebelumnya kesulitan mencari lahan seluas 6 hektar sebagai syarat utama pendirian bangunan.
Rencananya, pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Kudus akan berada di Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo. Rencana tersebut pun masih dalam tahap persiapan lahan, mengingat lahan tersebut milik perhutani.
Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Kudus, Putut Winarno menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah intens melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk Sekolah Rakyat. Termasuk dengan Kodim dan Perhutani.
Pemkab Kudus bersama Kodim tengah membahas penyediaan dan pengalihan penggunaan lahan untuk mendukung pembangunan sekolah dari program strategis nasional tersebut. Lokasi lahan direncanakan berdekatan dengan kompleks Brigif.
“Rencana dan persiapan di Gondoharum, di lahan Perhutani. Untuk awal ini kami bekerja sama dengan Kodim, nanti terkait penyediaan tanah dan tempatnya bersebelahan dengan Brigif,” ujar Winarno, Senin, 31 Agustus 2026.
Persiapan teknis juga telah dilakukan. Tim Detail Engineering Design (DED) dari Kementerian Pertahanan (Kemenhan) disebut telah datang ke lokasi untuk melakukan pengukuran serta melihat kondisi lahan, termasuk akses jalan.
“Tim DED Kemenhan sudah datang bulan kemarin untuk mengukur dan mematok. Terakhir kemarin juga dilakukan pengukuran tanah, termasuk melihat jalan lewat mana. Kami sekarang masih menunggu dari Kodim untuk proses alih tanah,” jelasnya.
Luasan lahan yang tersedia diperkirakan dapat mencapai sekitar 8 hektare, sedangkan kebutuhan minimal pembangunan SR sekitar 6 hektare. Setelah proses lahan selesai, Pemkab Kudus akan menindaklanjuti berbagai tahapan perizinan.
“Perhutani masih ada tanah, maksimal bisa kisaran delapan hektare. Sementara untuk Sekolah Rakyat minimal membutuhkan enam hektare,” katanya.
