Pada Audisi Umum Bulutangkis di Kudus kali ini, Yukiko mencoba kembali perjuangannya untuk bisa lolos masuk PB Djarum. Jauh-jauh datang dari Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Yukiko sukses melewati tahap screening usai mengalahkan lawannya Diandira Bilqis Ufaira asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah dengan skor 21-13.
“Aku ingin sekali bergabung dengan PB Djarum karena fasilitas dan latihannya pasti terjamin. Orang tua juga sudah mendukung penuh. Selalu mengantar latihan, sampai ikut Audisi Umum PB Djarum di Kudus ini supaya bisa menjadi pemain top dunia. Kesempatan ikut audisi ini akan jadi pengalaman berharga aku untuk terus berlatih dan pantang menyerah hingga mencapai targetku sendiri,” kata pebulutangkis putri yang mengidolakan Chiharu Shida tersebut.
Tekad kuat juga diperlihatkan oleh bakat potensial asal Magelang, Lusia Maheswari Gracia Pengajeng dalam audisi KU-12. Tahun ini, Gracia kembali ambil bagian demi mewujudkan mimpinya sebagai pemain bulutangkis dunia setelah pada Audisi Umum PB Djarum tahun lalu terhenti di Tahap Turnamen.
“Mimpi terbesar saya pastinya mau jadi pemain dunia. Makanya saya mau masuk PB Djarum karena banyak yang jadi pemain dunia dari sini. Tahun lalu saya belum bisa lolos karena kalah di Tahap Turnamen. Tapi saya mau membuktikan diri, makanya mau ikut lagi tahun ini. Jadi persiapannya lebih keras lagi. Latihannya yang kencang dan tidak boleh kendor. Saya latihan satu kali sehari setelah pulang sekolah. Selama persiapan ke Kudus, penggunaan ponsel juga dibatasi dan makanan harus dijaga. Supaya bisa fokus dan lebih siap secara fisik,” ucap Gracia.
Rangkaian Audisi Umum PB Djarum 2026 Kudus akan berlanjut ke fase turnamen yang dihelat selama tiga hari yakni sejak Jumat hingga Minggu, 11-13 September 2026. Di hari terakhir turnamen, akan diumumkan peserta yang berhak meraih Super Tiket dan meneruskan perjuangannya ke tahap karantina.
Untuk mengamankan Super Tiket, peserta putra wajib menembus babak semifinal. Sedangkan untuk pebulutangkis putri, Super Tiket akan diberikan bagi pebulutangkis muda yang sukses mencapai babak final.
Selain melalui jalur kemenangan di lapangan, peluang bergabung dengan PB Djarum masih terbuka melalui Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat yang diberikan kepada peserta dengan potensi menjanjikan guna diasah lebih lanjut, meskipun gagal lolos ke semifinal ataupun final pada Tahap Turnamen.
Super Tiket bukan akhir dari perjuangan bergabung dengan PB Djarum. Para peserta akan menjalani tahap karantina selama empat pekan di asrama PB Djarum.
Selama itu, mereka akan menjalani kehidupan sehari-hari sebagai atlet PB Djarum dan memperoleh penilaian atas kedisiplinan, teknik serta kualitas yang dimiliki sebelum akhirnya dinyatakan sebagai atlet binaan PB Djarum. ***
