“Saya kebetulan asli dari Desa Tumpangkrasak, jadi bantuan ini saya usulkan, melihat permasalahan air yang berbau, berwarna, kurang bersih, yang menurut saya tidak layak. Semoga pamsimas ini, bisa membantu warga,” terangnya.
Arif memperkirakan, dua unit pamsimas yang dibangun tersebut, bisa mencukupi untuk lebih dari 1.600 jiwa yang ada di wilayah RW 4 dan RW 5. Setelah pembangunan rampung, pamsimas itu akan diserahkan kepada Pemdes Tumpangkrasak.
Sementara itu, Kepala Desa Tumpangkrasak, Sarjoko Saputro mengucapkan terimakasih kepada pihak yang terlibat dalam pembangunan pamsimas tersebut, terlebih kepada tim pengabdian masyarakat ITB.
Selama ini, permasalahan bersih memang masih terjadi di desa setempat. Sehingga, saat mendapat tawaran bantuan dan kemudian diteruskan dengan sosialisasi kepada warga, mereka sangat antusias untuk menyambut pamsimas tersebut.
“Kita sudah punya satu pamsimas di Dukuh Krasak (RW7) yang dikelola oleh RT, ada sekitar 80 konsumen. Harapannya, dengan tambahan pamsimas ini semoga bisa membantu kebutuhan air bersih dengan harga yang terjangkau,” ucapnya.
Setelah pembangunan pamsimas itu rampung dan diserahkan kepada Pemdes Tumpangkrasak, pihaknya akan meneruskan bantuan tersebut untuk dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Maju Sejahtera. ***
