Tangani Krisis Guru, Disdikpora Kudus Jajaki Kemungkinan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Ilustrasi. Kegiatan pembelajaran di SD 5 Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus tengah menjajaki kerja sama dengan perguruan tinggi untuk menangani kondisi krisis guru mengajar di sekolah.

Pelaksana Tugas (Plt) Disdikpora Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho menyebut bahwa pembicaraan mengenai kerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muria Kudus (UMK) telah dilakukan.

Anggun mengusulkan agar terdapat program pengabdian mahasiswa jurusan FKIP untuk mengajar di sekolah-sekolah yang minim guru. Program ini pun disebut berbeda dengan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang sudah berjalan saat ini.

Bacaan Lainnya

“Tapi ini belum sampai ke teknis. Jadi kalau PPL kan hanya terbatas beberapa bulan saja, nah ini nanti seperti program pengabdian, mahasiswa itu bisa diarahkan untuk mengajar di sekolah yang kekurangan guru,” ujar Anggun, Rabu, 28 Oktober 2026.

Apabila kerja sama ini dapat terlaksana, Anggun menyebut bahwa permasalahan krisis guru mengajar di sekolah dapat terkurangi. Termasuk, mengurangi beban kerja guru yang sudah memiliki jam mengajar sudah cukup.

“Nanti kita akan bahas lebih lanjut, kira-kira bagaimana kalau kerja sama itu bisa terlaksana, tapi perbincangan informal sudah ada,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anggun menyampaikan bahwa upaya untuk mengatasi kondisi kekurangan guru telah dilakukan. Di antaranya, mengoptimalkan guru yang belum memenuhi 24 jam mengajar, agar mengisi sekolah yang mengalami kekosongan guru.