Kepala Dinsos P3AP2KB Kudus Putut Winarno juga mengimbau masyarakat tidak pasif terhadap data sosial ekonominya. Menurutnya, data yang akurat diperlukan agar penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran.
“Kalau ada perubahan ekonomi, segera laporkan ke desa agar bisa di-update di DTSEN,” ujarnya.
Ketua Tim PKH Kudus Yazid Bustomi mengatakan, cukup banyak warga yang datang ke Dinas Sosial untuk mengajukan pembaruan desil. Sebagian besar warga tersebut berharap status desilnya dapat diturunkan karena merasa kondisi ekonomi yang tercatat belum menggambarkan keadaan sebenarnya.
“Ya, pastinya tetap disurvei untuk mencocokkan data yang dilaporkan dengan kondisi riil di rumahnya,” jelas Yazid.
Yazid menegaskan, pengajuan perubahan dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos maupun dengan datang langsung ke Dinas Sosial. Data yang masuk selanjutnya akan diverifikasi sebelum dilakukan pembaruan dalam DTSEN. ***
