KUDUS, ZONANEWS.ID – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris berencana untuk menghadirkan aplikasi pemantau siswa yang nantinya dapat diakses leluasa oleh para orangtua. Aplikasi ini difungsikan untuk memantau kegiatan anak selama jam sekolah.
“Kalau bisa setiap SD terkonek dengan HP orangtua, sehingga nanti anak-anak mau kemana bisa tahu, kalau sekolah sudah pulang bisa tahu. Nanti tak suruh buat aplikasi pemantau anak didik,” kata Bupati Sam’ani, usai Pelantikan 87 Kepala Sekolah di Pendapa Kabupaten Kudus, Selasa, 30 Desember 2025.
Gagasan terkait aplikasi pemantau siswa ini mengaca pada tragedi anak tenggelam di Galian C Desa Klumpit, Kecamatan Gebog, Kudus beberapa waktu. Tragedi itu terjadi saat jam sekolah seharusnya masih berlangsung.
Bupati juga akan menginstruksikan kepada seluruh sekolah, agar tidak membiarkan para siswa berkeliaran dan tidak punya kegiatan saat jam sekolah. Berbagai kegiatan positif seharusnya bisa dilakukan hingga di atas pukul 12.00 WIB.
“Itu jam 11.000 mereka dolan dan kejadian (anak tenggelam), akhirnya anak dolan kemana-mana dan membuat orangtua was-was. Anak lebih baik diberik kegiatan sampai pukul 12.00 ke atas, supaya tambah pengetahuan, keterampilan,” tuturnya.
Di samping itu, Sam’ani juga meminta agar setiap sekolah memuncukan inovasi dalam dunia pendidikan, terutama dalam kegiatan belajar mengajar (KBM). Sehingga, sekolah negeri banyak diminati oleh masyarakat.
