KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, melakukan pemulihan rumput di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem dan tingginya aktivitas masyarakat selama berbagai kegiatan atau event.
Upaya pemulihan dilakukan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus melalui penyiraman rutin, pemupukan, hingga rencana penanaman ulang pada bagian rumput yang tidak dapat tumbuh kembali.
Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Ruang Terbuka Hijau (PPRTH) Dinas PKPLH Kudus, Mukhlisin, mengatakan penyiraman dilakukan dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari, sesuai arahan pimpinan daerah.
”Tujuannya untuk mengembalikan kondisi rumput di alun-alun agar kembali hijau. Salah satu langkah yang kami lakukan adalah penyiraman pada pagi dan sore hari,” katanya, Kamis, 15 Oktober 2026.
Menurut Mukhlisin, penggunaan lapangan untuk berbagai kegiatan, termasuk pemasangan tenda, menjadi salah satu faktor yang menghambat perawatan rumput secara optimal. Aktivitas tersebut juga berpengaruh terhadap kondisi permukaan lapangan.
Untuk mendukung proses pemulihan, PKPLH mengerahkan sedikitnya tiga mobil tangki air. Upaya itu turut mendapat dukungan satu mobil tangki dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kudus.
Selain penyiraman, perawatan dilakukan melalui pemupukan menggunakan urea dan kompos organik. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu pertumbuhan rumput sekaligus memperbaiki kondisi lapangan yang bergelombang akibat sering terinjak.
Mukhlisin menyebutkan, pemantauan kondisi rumput telah dilakukan sejak awal pekan. Dari hasil pemantauan tersebut, sejumlah bagian lapangan mulai menunjukkan pertumbuhan tunas baru.
Meski demikian, pihaknya tetap menyiapkan langkah lanjutan apabila perawatan belum memberikan hasil maksimal. Bagian rumput yang akarnya sudah mati akan disulam atau ditanami kembali dengan rumput pengganti.
”Kalau ada bagian yang sulit tumbuh, akan kami sulami. Namun sekarang kami masih fokus pada penyiraman dan pemupukan sambil memantau perkembangannya,” jelasnya.
