Sirop dan Selai Labu Siam Kreasi Warga Kudus Ini Kaya Manfaat dengan Rasa Nikmat

Lelasari (50) warga Desa Dersalam, Bae, Kudus yang mengolah labu siam menjadi sirop dan selai. (ZONANEWS.ID)

Namun, saat membuat sirop labu siam ternyata menyisakan ampas yang cukup banyak. Lelasari pun kemudian mengolah ampas tersebut menjadi selai labu siam.

“Saat mengolah sirop labu siam itu sisa saringannya cukup banyak. Padahal masih ada kandungan manfaatnya, jadi saya coba buat jadi selai,” katanya.

Tak disangka, produk olahannya ini sudah diminati oleh konsumen dari luar daerah. Mulai dari Semarang, Surabaya hingga Papua.

Bacaan Lainnya

Apalagi, produknya ini bisa tahan lama. Dalam suhu ruangan, sirop labu siam bisa tahan hingga 1-2 bulan.

“Kalau selai malah bisa lebih lama. Karena kan punya kandungan gula lebih banyak dan teksturnya kental,” tambahnya.

Untuk harga, dirinya mematok hanya Rp 10 ribu saja tiap masing-masing produk. Untuk sirop dikemas ukuran 300 ml dan selai 200 gram.

“Penjualannya sementara lewat pameran dan ke teman-teman sendiri. Untuk penjualan di marketplace online sedang dalam proses,” ungkapnya.

Ia menuturnya, sirop dan selai labu siam yang diolah olehnya ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Diantaranya mulai dari mengontrol gula darah, mengatasi anemia, antikanker hingga mengendalikan kadar kolesterol.

“Bahan utama yang saya pakai untuk sirop dan selai ini hanya menggunakan labu siam, air dan gula murni. Saya pun ini hanya menggunakan gula yang aman bagi penderita diabetes,” bebernya. ***