Bupati Kudus, Sam’ani Intakhoris yang hadir bersama Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton, menyampaikan bahwa halal bihalal silaturrahim ini bertujuan baik, saling bersinergi antar kemitraan dan kerjasama.
Kata dia, kehadiran rumah sakit berkualitas sangat diperlukan di setiap daerah. Guna meningkatkan derajat kesehatan rakyat. Dalam hal ini, Aisyiyah berhasil mengembangkan rumah sakit yang luar biasa di Kudus.
“Daya saing yang baik, semoga pembangunan di Kudus semakin baik lagi,” jelasnya.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti menerangkan, tema Satu Hati Bersinergi untuk Kudus Sehat memiliki korelasi dengan makna halal bihalal. Di mana ciri orang bertaqwa adalah mereka yang bisa menahan amarah dan memaafkan kesalahan lainnya.
Bagaimaan masyarakat bisa hidup lebih bahagia dan lebih sehat dengan sering bertemu sesama saudara. Bertemu tatap muka dinilai dapat membuat manusia lebih sehat. Jiwa raga yang sehat dan mental sehat, menjadi kunci fisik manusia sehat.
“Maka, perbanyaklah silaturrahim. Supaya fisiknya sehat, sosialnya sehat, spiritualnya sehat,” tutur dia. ***
