Siaga Jelang Musim Hujan 2026, BPBD Kudus Perkuat Mitigasi di Lima Kecamatan Rawan Banjir

Banjir tahun 2025 di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Memasuki masa peralihan musim, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus meningkatkan kesiapan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Lima kecamatan yang memiliki kerawanan banjir menjadi perhatian dalam upaya mengurangi risiko bencana saat musim hujan tiba.

Musim penghujan di Kabupaten Kudus diperkirakan mulai berlangsung pada November 2026, setelah periode kemarau yang diprediksi bertahan hingga akhir Oktober.

Bacaan Lainnya

Kondisi tersebut mendorong BPBD untuk memastikan kesiapan personel, perlengkapan, serta sistem koordinasi penanganan bencana.

Kepala BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menjelaskan bahwa perkiraan perubahan musim tersebut mengacu pada prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

“Berdasarkan prediksi BMKG, kemarau diperkirakan sampai akhir Oktober. Memasuki November, wilayah Kudus mulai musim penghujan,” ujarnya, Senin, 19 Oktober 2026.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kudus telah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mendukung penanganan apabila terjadi bencana. Kesiapan tersebut mencakup sumber daya manusia (SDM), administrasi, serta sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam kondisi darurat.

Selain mengandalkan kesiapan di tingkat kabupaten, BPBD juga melibatkan relawan penanggulangan bencana yang berada di tingkat desa.

Relawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kondisi wilayah, membantu koordinasi, serta mendukung respons awal ketika terjadi bencana.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui pemetaan kawasan yang berpotensi terdampak banjir, tanah longsor, maupun cuaca ekstrem.