Pemerintah Kabupaten Kudus juga memastikan dukungan penuh untuk pembinaan atlet melalui kolaborasi berbagai pihak.
Bupati menyebut bahwa KONI dan Disdikpora serta Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) akan memberikan pendampingan intensif agar atlet Kudus mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.
“Semoga tahun depan, turnamen mendatang juga bisa menghadirkan peserta dari luar negeri,” tandasnya.
Corporate Secretary PT Sukun, Dekan Hendratmanto menjelaskan bahwa untuk musim ini, Sukun Youth Series menghadirkan tiga seri, di mana turnamen yang berlangsung hari ini adalah seri kedua.
Total peserta mencapai sekitar 200 atlet yang berasal dari 8 provinsi dan 21 klub berbeda, dengan kelompok usia 13 hingga 19 tahun. Adapun kategori senior nantinya akan mempertemukan para atlet level PON (Pekan Olahraga Nasional).
“Seri ketiga dijadwalkan pada bulan Februari,” tuturnya.
Deka menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga di Kudus. PT Sukun akan selalu terbuka dalam penyelenggaraan kegiatan pembinaan, terutama karena tenis meja sudah lama menjadi fokus perhatian perusahaan.
“Olahraga ini sudah lama kami bina. Kami akan terus terlibat dalam kegiatan pembinaan,” tukasnya. ***
