Semarak Kirab Ampyang Maulid di Kudus, Ribuan Warga Rayakan Kelahiran Nabi Lewat Tradisi

Kirab Tradisi Ampyang Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Kirab gunungan hasil bumi dan festival ogoh-ogoh dalam rangka Tradisi Ampyang Maulid kembali terselenggara di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada Selasa, 24 Agustus 2026.

Ribuan warga ikut menyemarakkan cara kirab yang dimulai dari Lapangan Kongsi Desa Loram Wetan menuju Masjid At-Taqwa Desa Loram Kulon. Mereka menyaksikan langsung arak-arakan gunungan hasil bumi dan megahnya ogoh-ogoh.

Sederet jajaran pejabat juga turut hadir dalam acara kirab, di antaranya, Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Musthofa, hingga Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus Abdul Halil.

Bacaan Lainnya

Mereka kompak mengapresiasi penyelenggaraan acara kirab yang masih lestari dari tahun ke tahun. Menurutnya, tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur ini harus diwariskan ke generasi sekarang agar tetap terjaga hingga masa mendatang.

“Kita sudah menyiapkan agar Tradisi Ampyang Maulid ini bisa masuk dalam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), ini masih terus kita kawal dan akan kita usulkan kembali,” ujar Halil.

Sementara itu, Kepala Desa Loram Kulon, Mohammad Wahyu Saputro menghitung, ada sekitar 43 peserta kirab yang kali ikut meramaikan. Mereka terdiri dari kontingen masjid, musala, lembaga pendidikan, hingga warga setempat.

“Memang antusiasme dari masyarakat sangat tinggi dan penontonnya tambah banyak, Alhamdulillah jadi salah satu potensi wisata yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” ujarnya.