Semarak Kirab Ampyang Maulid di Kudus, Ribuan Warga Rayakan Kelahiran Nabi Lewat Tradisi

Kirab Tradisi Ampyang Maulid di Desa Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Wahyu menyampaikan bahwa Tradisi Ampyang Maulid merupakan salah satu cara warga Desa Loram dalam memperingati Hari Lahir Nabi Muhammad SAW. Hanya saja, dulu dilaksanakan secara sederhana di Masjid At-Taqwa.

“Jadi tradisi ini sudah ada sebelum terpisah antara Desa Loram Wetan dan Loram Kulon, sejak Sultan Hadirin sudah ada ampyang yang dilaksanakan Masjid At-Taqwa,” tuturnya.

Meski digelar mengikuti perkembangan zaman, pesan yang ingin disampaikan dalam tradisi ini masih sama. Yakni meneladani tindakan Nabi Muhammad, yakni bersedekah. Hal itu diwujudkan dalam tandu yang berisi sedekah bumi dan sego kepel.

Bacaan Lainnya

“Harapannya seluruh masyarakat bisa meneladani akhlak yang baik, melalui kegiatan ini, ada yang bawa sego kepel, gunungan hasil bumi, gunungan jajan, dan lainnya,” tuturnya.

Sebelumnya, juga telah dilaksanakan kegiatan expo UMKM di desa setempat dengan melibatkan sekitar 120 pelaku usaha. Mereka menjajakan usahanya mulai dari tanggal 17 Agustus 2026 kemarin, hingga puncaknya pada hari ini, 23 Agustus 2026.

“Ini juga sebagai salah satu langkah untuk mendongkrak ekonomi lokal, agar sama-sama mendapatkan manfaatnya dari tradisi ini,” tukasnya. ***