DEMAK, ZONANEWS.ID – Komitemen PT Djarum dalam mendukung program pengentasan kemiskinan ekstrem bersama pemerintah provinsi (pemprov) dan pemerintah kabupaten (pemkab) terus diwujudkan demi meningkatkan taraf hidup mayarakat yang masih berada di bawah garis kemiskinan.
Tercatat, sudah ada 35 rumah yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Tengah yang telah mendapatkan bantuan renovasi Rumah Sederhana Layak Huni (RSLH) sepanjang tahun 2022. Total anggaran yang dikucurkan pun mencapai Rp1,8 miliar.
Terkini, perusahaan yang berkantor pusat di Kudus ini berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Demak merenovasi 10 rumah warga menjadi sehat dan layak untuk ditinggali.
Deputi GM Corporate Communications PT Djarum Achmad Budiharto mengatakan, kegiatan pembangunan RSLH merupakan komitmen perusahaan mendukung program pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan menaikkan taraf hidup masyarakat.

Menurutnya, rumah bukan hanya bangunan semata tapi juga institusi primer dalam keluarga yang menjadi simbol kebahagiaan. rumah harus bisa memberikan kenyamanan dan kesehatan agar kualitas hidup orang yang tinggal didalamnya bisa semakin baik.
“Dengan kualitas hidup yang baik itu, para penghuninya kemudian dapat melakukan hal-hal yang bersifat produktif dan membuahkan perbaikan ekonomi bagi keluarga tersebut,” tutur Budiharto, di sela seremoni peresmian rumah sederhana layak huni di Desa Bogosari, Demak, Rabu, 21 Desember 2022.
Selain membangun RSLH bagi keluarga kurang mampu, dalam prosesnya PT Djarum juga mempekerjakan warga setempat untuk menguatkan rasa gotong royong di tengah masyarakat.
“Selain itu, dengan melibatkan warga setempat kami juga berharap ada dampak ekonomi yang mereka rasakan. Dengan setiap rumah rata-rata dikerjakan oleh sekitar empat orang, pembangunan selesai kurang lebih satu bulan dan juga disupervisi oleh tim kami,” Budiharto menjelaskan.
Selain merenovasi rumah, PT Djarum juga memberikan masing-masing rumah satu unit kompor gas, tabung gas, beserta regulator yang sudah berstandar SNI.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Arif Sambodo mengatakan, kerja kolaboratif bersama PT Djarum tersebut merupakan langkah tepat mengurai kemiskinan yang ada di tengah masyarakat.
