Kemudian, disinggung mengenai kriteria penerima BLT BBM, Hartopo belum tahu secara pasti. Terlebih di Kabupaten Kudus sendiri, perlu adanya kajian lebih dalam lagi.
“Tapi tentunya (yang dapat BLT BBM) dari masyarakat yang kurang mampu dan penghasilannya kurang,” jelasnya.
Di sisi lain, saat zonanews.id mencoba mengkonfirmasi ke Dinas Sosial P3AP2KB sebagai pihak penyalur BLT, belum ada informasi lanjutan mengenai BLT BBM oleh pemerintah pusat. Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus Agung Karyanto melalui Kepala Bidang (Kabid) Kelembagaan, Darwati mengungkapkan bahwa sampai saat ini belum ada informasi terkait pencairan BLT BBM di Kudus.
“Belum,” balasnya saat dimintai jawaban.
Untuk diketahui, Pemerintah Pusat telah mengalokasikan alokasi anggaran Rp 12,4 triliun untuk BLT BBM. Anggaran tersebut akan disalurkan kepada 20,65 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di Indonesia. ***
