“Senjata tajam tersebut kami temukan di sekitar lokasi. Kami juga mengamankan beberapa sepeda motor yang ditinggalkan para pemuda saat melarikan diri,” jelasnya.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan bungkusan plastik berisi air pada salah satu kendaraan yang diduga akan digunakan untuk aksi perang air saat sahur.
“Diduga mereka akan melakukan perang air saat sahur, karena kami menemukan plastik berisi air yang sudah disiapkan,” tambahnya.
Kedua remaja tersebut kemudian dibawa ke Polsek Gebog untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah memanggil orang tua masing-masing guna dilakukan pembinaan.
AKP Siswanto menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli selama bulan Ramadan demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi anak-anaknya, terutama pada malam hari. Jangan sampai terlibat dalam kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.***
