Rapat Darurat Digelar, Sepakati Penanganan Longsor Colo Tunggu Rekomendasi PUPR Jateng

Rapat koordinasi lintas instansi untuk membahas perkembangan penanganan bencana tanah longsor di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus yang berlangsung di Aula Graha Muria Desa Colo. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Polres Kudus langsung menggelar rapat koordinasi lintas instansi untuk membahas perkembangan penanganan bencana tanah longsor di Desa Colo, Kecamatan Dawe, Kudus yang berlangsung di Aula Graha Muria Desa Colo pada Sabtu, 10 Januari 2026.

Longsor tersebut berdampak pada jalan provinsi penghubung Kabupaten Kudus – Kabupaten Pati yang juga merupakan akses utama menuju objek wisata alam dan wisata religi Makam Sunan Muria.

Akibat longsor, badan jalan mengalami amblas dan tergerus air dengan panjang sekitar 50 meter, lebar 5 meter, dan kedalaman mencapai 20 meter.

Bacaan Lainnya

Kerusakan itu menyebabkan kendaraan besar seperti bus dan truk tidak dapat melintas. Padahal, bus besar menjadi moda utama rombongan peziarah dari berbagai daerah yang hendak menuju Makam Sunan Muria.

Perwakilan Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Pati, Parjo, menjelaskan bahwa bagian jalan yang tidak longsor merupakan jalan lama dengan pondasi lama, sedangkan bagian yang longsor merupakan hasil pelebaran jalan.

Jalan lama dinilai cukup kuat untuk dilalui bus, namun masih menunggu penilaian dan rekomendasi dari tim PUPR Provinsi Jawa Tengah.

“Penyebab longsor diduga karena derasnya aliran sungai yang menggerus pondasi, ditambah tekanan dari atas serta adanya kendaraan berat yang parkir di sekitar lokasi,” ujarnya.

Selain badan jalan, kerusakan juga terjadi pada jembatan di lokasi tersebut.

Baca :  Jadi Lokasi Langganan Banjir, Empat Desa di Kecamatan Jati Kudus Sudah ‘Bersiap’