Sementara Ketua Dewan Kesenian Kudus Dian Puspita Sari menyebut, Rananggana Perti Bumi Muria melibatkan 24 pegiat seni dari berbagai sanggar. Karya yang ditampilkan kali ini merupakan kolaborasi dari berbagai sanggar.
“Kami menyebutnya seni pertunjukkan, karna didalamnya terdapat seni teater, seni tari dan seni lain yang kami kolaborasikan menjadi satu seni pertunjukkan kompleks,” ujarnya.
Lebih lanjut, sambung Dia, secara keseluruhan makna seni pertunjukkan yang ditampilkan Kudus kali ini memiliki makna tentang upaya dalam menjaga bumi di wilayah lereng Gunung Muria.
“Ketika dibedah memang memilki banyak arti. Tapi kami meramu menjadi satu kesatuan dengan makna pesan didalamnya menjaga bumi di wilayah lereng Gunung Muria,” ujarnya.
Sebagai informasi, dalam even bersama Pakudjembara yang ikuti Kabupaten Kudus, Jepara, Pati, Rembang, dan Kabupaten Blora ini, pentas seni pertunjukkan dari Kudus berhasil meraih juara ke-3. ***
