KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mengevaluasi pemanfaatan Alun-Alun Kudus menyusul tingginya permintaan penggunaan ruang publik tersebut untuk berbagai kegiatan.
Evaluasi dilakukan untuk menata kembali penggunaan Alun-Alun agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan karakter dan kebutuhan kegiatan. Salah satu opsi yang disiapkan yakni mengarahkan event komersial ke Balai Jagong.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, permintaan masyarakat maupun penyelenggara untuk menggunakan Alun-Alun Kudus cukup tinggi. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu melakukan pengaturan agar pemanfaatannya tetap tertib.
“Alun-Alun nanti kita evaluasi. Memang permintaan untuk menggunakan Alun-Alun banyak sekali,” kata Sam’ani, Rabu, 7 Oktober 2026.
Menurutnya, keberadaan event di ruang publik selama ini turut memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan yang menghadirkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dapat menjadi sarana promosi sekaligus meningkatkan transaksi.
“Tujuan kami adalah untuk meningkatkan UMKM kita dan keramaian. Dengan adanya keramaian akan membuat sirkulasi perputaran uang semakin baik,” ujarnya.
Sam’ani menyebut sejumlah kegiatan telah direncanakan menggunakan ruang publik di Kabupaten Kudus. Di antaranya kegiatan UMKM, agenda koperasi, hingga Festival Haji dan Umroh yang akan diselenggarakan oleh Kementerian Agama.
Namun, penggunaan Alun-Alun untuk berbagai kegiatan juga perlu memperhatikan dampak yang muncul di sekitar lokasi. Pemerintah daerah tidak ingin aktivitas yang bertujuan menggerakkan ekonomi justru mengganggu kenyamanan masyarakat.
Karena itu, Pemkab Kudus mempertimbangkan pembagian lokasi berdasarkan jenis kegiatan. Alun-Alun akan tetap digunakan untuk kegiatan tertentu, terutama agenda resmi pemerintah daerah dan kegiatan berskala nasional.
Sementara kegiatan yang bersifat komersial dan berbayar, termasuk event UMKM, diarahkan untuk menggunakan Balai Jagong.
“Kita usahakan nanti yang berbayar, kegiatan-kegiatan UMKM yang berbayar kita arahkan ke Balai Jagong. Kecuali ada kegiatan-kegiatan nasional, kegiatan kabupaten, ya kita gunakan Alun-Alun,” jelasnya.
