Bellinda menyebut pemasangan CCTV ditujukan untuk transparansi dan nantinya dapat dikoneksikan dengan aplikasi Kudus Sehat.
Dengan demikian, pemantauan terhadap kondisi dapur dapat dilakukan secara lebih mudah, termasuk ketika masyarakat ingin melihat aktivitas yang diperbolehkan untuk dipantau.
“CCTV memang betul bahwa peraturan CCTV belum ada. Pak Bupati sudah membuat surat yang ditujukan kepada Ketua BGN, setiap dapur memasang CCTV agar tujuannya untuk transparansi dan dikonek ke aplikasi Kudus Sehat,” jelas Bellinda.
Menurut Bellinda, kekhawatiran pengelola SPPG terkait akses terhadap aktivitas dapur tetap menjadi perhatian.
Ia mengatakan telah melakukan audiensi dengan BGN pusat dan mendapat informasi bahwa tidak seluruh kegiatan di dalam dapur dapat diakses.
Meski begitu, ia menilai pemasangan CCTV tetap diperlukan sebagai sarana pengawasan bersama.
“Bukan untuk menghakimi, tapi agar masyarakat ikut mengawasi dan bisa memberikan masukan kepada kita kalau ada yang kurang,” pungkasnya. ***
