Proyek Drainase Jalan Mlati Kidul-Jepang Pendem Kudus Dikerjakan, Ditargetkan Rampung Sebelum 90 Hari

Progres pembangunan drainase di Jalan Mlati Kidul-Jepang Pendem, turut Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus pada Selasa, 26 Agustus 2025. (Nila/Zonanews.id)

“Besok rencananya mulai pekerjaan dinding saluran. Targetnya 50 meter pengecoran dinding,” katanya.

Dengan masa kontrak pekerjaan 90 hari kerja, Ma’ruf optimis bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum tenggang waktu yang dijadwalkan.

“Target kami 90 kerja, tapi sebelum itu insyaallah sudah selesai. Sampai hari ini (Selasa, 26 Agustus 2025) progresnya sudah 15 persen,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Ma’aruf menyampaikan bahwa tidak semua bagian saluran yang sedang dikerjakan ini akan diberi tutup.

Sesuai permintaan, saluran di depan SD 5 Jepang tidak akan diberi tutup dan dibiarkan terbuka. Alasannya karena area tersebut digunakan untuk berjualan para PKL dan air juga mengalir deras ke sisi tersebut saat hujan turun.

Agar air bisa cepat surut dan tidak menggenang, drainase di titik itu diminta untuk dibiarkan terbuka.

“Drainase yang tidak ditutup nanti sekitar 17 meter, 263 meter lainnya nanti akan ditutup,” ungkapnya Ma’ruf.

Sebagai informasi, sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo mengungkapkan bahwa Dinas PUPR Kudus mendapat anggaran senilai Rp 42 miliar bersumber dari DBHCHT yang masuk dalam APBD Kudus tahun anggaran 2025.

Anggaran tersebut digunakan untuk pekerjaan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kudus. Kurang lebih ada 16 paket pekerjaan skala besar yang akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2025. Di antaranya untuk perbaikan jalan, pembangunan drainase, hingga pembangunan jembatan.***